
Gua Tsur adalah tempat tujuan mereka,tetapi keberadaan Rosullullah dan Abu Bakar di dalam gua tidak diketahui mereka.Sesuai dengan rencana yang telah di atur oleh para pemimpin Quraisy dalam pertemuan diDarun Nadwah,para kepala suku di haruskan berpartisipasi dalam pembunuhan Rosullullah saw,agar bani Hasyim tidak mampu melawan mereka semua.Pada saat yang telah di tentukan,mereka mengelilingi rumah Rosullullah saw dan menunggu sampai Beliau keluar.Akan tetapi,Rosullullah saw telah mendapat informasi tentang bahaya itu dan telah di perintahkan untuk berjaga jaga pada malam itu dan selanjutnya berhijrah ke Yastrib.Maka Rosullullah memberikan kepercayaan kepada Ali bin Abi Talib untuk menempati tempat tidur Beliau,kemudia Ali ra dengan menyerahkan seluruh hidupnya demi islamsegera melompat ke tempat tidur.Setelah mengatus segalanya,Rosullullah saw keluar dari rumah seraya membaca surah Yaasin.Ini adalah bukti keimanan yang dalam kepada Allah SWT dan keberanian yang luar biasa,yang di pertunjukan olehnya ketika meningalkan rumah melalui kerumunan orang” yang haus darah.Allah SWT telah membuat mata mereka tidak melihat,sekalipun mereka berjaga jaga sepanjang malam.Sesampai di Madinah pekerjaan yang pertama dilakukan Rosullullah saw adalah membangun landasan”utama bagi terbentuknya masyarakat(negara)yang baru.
1.membangun masjid sebagai pusat kegiatan ibadah,pusat pemerintahan,dll.
2.Mempersaudarakan seluruh kaum muslimin,khususnya antara orang” yang hijrah dari Mekkah ke Madinah(Muhajirin),dan orang” muslim penduduk asli Madinah yang menolong perjuanga islam(Anshar)
3.Menyusun dustur(UUD) yang mengatur kehidupan kaum muslimin dan menjelaskan hubungan mereka dengan kaum lainnya,khususnya dengan kaum yahudi.
Rosullullah saw di kota Yastrib ternyata membawa perubahan yang sangat besar bagi perkembangan islam.Paling tidak beliau berhasil menjadi juru damai bagi dua suku asli penduduk Yastrib,yaitu Aus dan Khazraj.Rosullullah saw menyatukan,mempersaudarakan,dan mendamaikan mereka dengan ikatan iman dan islam serta persaudaraan islamiyah.Sehinggah terhapuslah di hati mereka militansi,kesukuan yang sempit.Tak lama kemudian,kaum Muhajirin mampu menggeser dominasi ekonomi dan perdagangan kaum yahudi.Dengan demikian hijrah menandai berakhirnya masa pra islam yang di sebut masa jahiliyah,serta merupakan titik balik bagi keberuntungan Nabi dan babak baru dalam sejarah pergerakan islam.Dengan berdirinya sebuah masyarakat(negara)islam di Madinah,islam kini mencapai keluhuran dan keagungan dengan dimensi yang tak terduga sebelumnya.Hijrah Rosulullah saw inilah yang menjadi tauladan bagi pengembara muslim berikutnya.Sehingga terbukalah(futuhat)rahmat Allah dimana tanah di pijak.Saad Abi Waqqash,Muhammad al-Fath,Imam Mazhab yang empat,Wali songo,Syekh Ahmad Kahtib Al Minagkabaui,Ibnu Batutah dst.Itulah hijrah yang di terima,yang dilaksanaka karena ketaatan kepada Allah dan Rosulnya,bukan karena dunia,ingin terkenal atau karena sombong.Bukan pula tertarik pada perempuan atau mengikuti dorongan nafsu syahwat.Ia adalah hijrah karena Allah.”Barang siapa berhijrah di jalan Allah,niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas and rezeki yang banyak.Barang siapa keluar dari rumahnya dengan maksud berhijrah kepada Allah dan RosulNya,kemudian kematian menimpanya(sebelum sampai ketempat yang di tuju),maka sungguh tetap pahalanya di sisi Allah.Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(Qs an-Nisa:100)

0 komentar:
Posting Komentar