Sob,sering kita dengar ungkapan “ ah..mana mungkin saya bisa?”
atau dalam nada lain “sepertinya saya tidak bisa mencapai target itu.”Padahal kita belum berjuang sedikitpun atas tantangan yang ada dihadapan kita.Atau sebagian dari kita menamakan sikap seperti ini sebagai tahu diri”.Atau sebagian kita yang lainnya menamakannya “mengukur diri”.Sikap demikian hanyalah sebuah pilihan untuk membunuh takdir sendiri.Padahal Allah SWT belum melihat ikhtiar dan doa yang optimal.Lalu,bagaimana menaklukan ketidakmungkinan situasi tersebut?
1.Pastikan dulu,sesuatu yang ingin kita kita gapai itu adalah kebutuhan kita,bukan keinginan semata.Bisakan membedakan dua hal tesebut?hhee..pasti donk.Apa lagi kebiasaan keinginan itu dipengaruhi oleh teman/orang terdekat.
2.Sesuaikan cita-cita,diridhoi banyak pihak.Pastikan ridho orang tua=ridho Allah swt.Kalau sudah match,insyaAllah jalan kemudahan akan terbentang.
3.Mulai dengan niat yang baik agar cita-cita itu bernilai ibadah.Hayo..jejalkan seribu niat yang baik saat kamu akan mengejar cita-cita itu.
4.Gunakan cara yang baik dan halal dalam menempuh cita-cita itu.
5.Setting pikiran kita dengan positive thingking,bahwa kamu pasti bisa menggapainya.Coz,Allah swt senantiasa mengikuti prasangka hambanya.Dan juga prasangka kemustahilan itu sama dengan virus.Ia akan menjalar diseluruh tubuh dan menjelma sebagai ketidak percayaan diri.
6.Kalau gagal coba lagi,kalau jatuh bangun lagi.Yang terpenting itu bukan jatuhnya,tapi bangunnya.Coz,sikap ini akan membentuk karakter yang tak mudah putus asa dan bermental baja.
7.Buatlah rencana utama dan beberapa rencana alternative.Adalah kalimat bijak yang sering kita dengar,bahwa tidak merencanakan dengan baik,artinya kita telah merencanakan sebuah kegagalan.Inilah pentingnya mamanage strategi untuk melihat peluang,tantangan,kelemahan dan kekuatan kita untuk mengapai cita-cita itu.Bila gagal direncana utama,kita sudah siap dengan rencana alternative yang sebelumnya kita sudah persiapkan.
8.Dalam sebuah rencana yang dibuat itu,kita sudah membuat turunan strategi.Misalnya,kita ingin jadi wirausaha andal,meski kita masih kuliah dan minim pengetahuan dibidang ini,strategi turunannya bisa dengan beberapa langkah,seperti ikut milis wirausaha,ikut seminar kewirausahaan,belajar bisnis dari pengusaha yang kita kenal untuk menggali pengalamannya.
9.Doa dan Tawakal.Setelah berusaha dengan optimal,inilah tahapan terakhir seorang hamba.Doa sebagai senjata kita untuk memohon kemurahan dari Yang Maha Penurah.Karena digenggamanNyalah setiap urusan akan kembali diputuskan.cay0o..
9/21/2012
Langganan:
Komentar (Atom)

