6/27/2009

8 kebohongan ibu


Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya.

Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika aku masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata : "Makanlah nak, aku tidak lapar"

KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA

Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan.




Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk di sampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan"

KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA

Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup.

Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek"

KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA

Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam.

Ketika bunyi lonceng berbunyi menandakan ujian sudah selesai, Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata : "Minumlah nak, aku tidak haus!"

KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT

Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan.

Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta"

KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA

Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit"

KEBOHONGA N IBU YANG KEENAM

Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa"

KEBOHONGA N IBU YANG KETUJUH

Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan.

Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "Jangan menangis anakku, aku tidak kesakitan"

KEBOHONGA N IBU YANG KEDELAPAN

Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.

Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : " Terima kasih ibu ! " Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah

Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita.

Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum? Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi. Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata "MENYESAL" di kemudian hari.*tuing!*


Dan Semoga dapat menjadikan nasehat dan bermanfaat untuk kita semua. Amin
sumber : myquran.com

6/20/2009

wUjud CinTa unTuK roSuLLULLaH

Sebuah kisah mashur dalam sejarah, tercipta setelah Haji Wada’ (haji penghabisan). Kisah tentang wujud cinta yang luar biasa, cinta para Sahabat kepada Rasullullah SAW..

Hari itu pada Haji Wada’, sebuah ayat turun, “Pada hari ini telah Kusempurnakan untukmu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmatKu, dan telah Kuridhai Islam menjadi agama bagimu”. Para Sahabat bergembira, mereka bersorak “Agama kita telah sempurna, agama kita telah sempurna”. Kegembiraan yang memuncaki 23 tahun perjuangan dengan segenap suka dan duka. Di tengah kerumunan manusia pada hari Haji itu, seorang sahabat mulia justru bersedih. Abu Bakar As-Siddiq, perasaannya yang halus, dan dengan segenap keistimewaan yang ia miliki, ia menangis. Ia memahami di balik kesempurnaan pasti ada kesudahan. Ia menyadari, tidak lama lagi Sang Rasul yang dicintai akan meninggalkan dunia, meninggalkan para sahabat, kembali ke haribaan Allah SWT.

Tangis sedih Abu Bakar didengar para sahabat. Setelah Abu Bakar menjelaskan mengapa ia menangis, para sahabat pun menangis. Betapa menyedihkan, Sang Kekasih tercinta, bertahun-tahun hidup dan berjuang bersama, segenap kesulitan dan kemudahan dilalui dalam persaudaraan yang tak ada duanya, tidak lama lagi akan tiada, meninggalkan dunia yang fana.

Mengetahu para sahabat menangis, Rasulullah bergegas mendatangi mereka. Di depan para sahabat Rasulullah S.A.W. berkata:" Semua yang dikatakan Abu Bakar r.a adalah benar dan sesungguhnya masa untuk aku meninggalkan kamu semua telah hampir dekat”. Mendengar perkataan Sang Rasul, Abu Bakar kembali menangis hingga kemudian tak sadarkan diri, tubuh Ali ibn Abi Thalib bergetar, dan sahabat lainnya menangis dengan sekuat yang mereka bisa.

Beberapa masa kemudian Rasullullah sakit. Kota Madinah berada dalam suasana kesedihan. Di suatu Subuh, setelah adzan, Bilal ibn Rabah bergegas menuju kediaman Rasullullah, di sana Fatimah menyambut Bilal dan berkata, “Jangan Kau ganggu Rasullullah, kondisinya sedang payah”. Bilal kembali ke masjid, di sana masih tak ada yang sanggup menggantikan Sang Rasul menjadi imam shalat subuh. Semua yang hadir di masjid diselimuti kesedihan. Kali kedua, Bilal kembali mendatangi kediaman Nabi, dan Fatimah kembali mencegah Bilal bertemu Nabi karena kondisi Nabi sedang buruk. Bilal menjawab, “Subuh hampir tiada, tak ada yang dapat memimpin shalat”. Dari dalam kamar Rasulullah mendengar percakapan tersebut dan mememerintahkan agar Abu Bakar menjadi imam shalat Subuh. “Abu Bakar terus menangis” seru Bilal. Rasululah pun bergegas ke masjid dipapah oleh para sahabat.

Mesjid penuh sesak oleh kaum Muhajirin beserta Anshar. Ada sosok cinta di sana, kekasih yang baru saja terbangun dari sakitnya, yang membuat semua sahabat tak melewatkan kesempatan ini. Setelah mengimami shalat, nabi berdiri dengan anggun di atas mimbar. Suaranya basah, menyenandungkan puji dan kesyukuran kepada Allah yang Maha Pengasih. Senyap segera saja datang, mulut para sahabat tertutup rapat, semua menajamkan pendengaran menuntaskan kerinduan pada suara sang Nabi yang baru berada lagi. Semua menyiapkan hati, untuk disentuh serangkai hikmah.

Selanjutnya Nabi bertanya. Wahai sahabat, kalian tahu umurku tak akan lagi panjang, Siapakah diantara kalian yang pernah merasa teraniaya oleh si lemah ini, bangkitlah sekarang untuk mengambil kisas, jangan kau tunggu hingga kiamat menjelang, karena sekarang itu lebih baik. Semua yang hadir terdiam, semua mata menatap lekat Nabi yang terlihat lemah. Tak akan pernah ada dalam benak mereka perilaku Nabi yang terlihat janggal. Apapun yang dilakukan Nabi, selalu saja indah. Segala hal yang diperintahkannya, selalu membuihkan bening sari pati cinta. Tak akan rela sampai kapanpun, ada yang menyentuhnya meski hanya secuil jari kaki. Apapun akan digadaikan untuk membela Al-Musthafa.

Melihat semua yang terdiam, nabi mengulangi lagi ucapannya, kali ini suaranya terdengar lebih keras. Masih saja para sahabat duduk tenang. Hingga ucapan yang ketiga kali, seorang laki-laki berdiri menuju Nabi. Dialah Ukasyah Ibnu Muhsin.
Ya Rasul Allah, Dulu aku pernah bersamamu di perang Badar. Untaku dan untamu berdampingan, dan aku pun menghampirimu agar dapat menciummu, wahai kekasih Allah, Saat itu engkau melecutkan cambuk kepada untamu agar dapat berjalan lebih cepat, namun sesungguhnya engkau memukul lambung sampingku ucap Ukasyah.

Mendengar ini Nabi pun menyuruh Bilal mengambil cambuk di rumah putri kesayangannya, Fatimah. Tampak keengganan menggelayuti Bilal, langkahnya terayun begitu berat, ingin sekali ia menolak perintah tersebut. Ia tidak ingin, cambuk yang dibawanya melecut tubuh sang kekasih. Namun ia juga tidak mau mengecewakan Rasulullah. Segera setelah sampai, cambuk diserahkannya kepada Rasul mulia. Dengan cepat cambuk berpindah ke tangan Ukasyah. Masjid seketika mendengung seperti sarang lebah.

Sekonyong-konyong melompatlah dua sosok dari barisan terdepan, melesat maju. Yang pertama berwajah sendu, janggutnya basah oleh air mata yang menderas sejak dari tadi, dialah Abu Bakar. Dan yang kedua, sosok pemberani, yang ditakuti para musuhnya di medan pertempuran, Umar Ibn Khattab. Gemetar mereka berkata: Hai Ukasyah, pukulah kami berdua, sesuka yang kau dera. Pilihlah bagian manapun yang paling kau ingin, kisaslah kami, jangan sekali-kali engkau pukul Rasul Duduklah kalian sahabatku, Allah telah mengetahui kedudukan kalian, Nabi memberi perintah secara tegas. Kedua sahabat itu lunglai, langkahnya surut menuju tempat semula. Mereka pandangi sosok Ukasyah dengan pandangan memohon. Ukasyah tidak bergeming.

Melihat Umar dan Abu Bakar duduk kembali, Ali bin Abi thalib tak tinggal diam. Berdirilah ia di depan Ukasyah dengan berani. Hai hamba Allah, inilah aku yang masih hidup siap menggantikan kisas Rasul, inilah punggungku, ayunkan tanganmu sebanyak apapun, deralah aku Allah Swt sesungguhnya tahu kedudukan dan niatmu wahai Ali, duduklah kembali ucap Nabi.

Hai Ukasyah, engkau tahu, aku ini kakak-beradik, kami adalah cucu Rasulullah, kami darah dagingnya, bukankah ketika engkau mencambuk kami, itu artinya mengkisas Rasul juga, kini yang tampil di depan Ukasyah adalah Hasan dan Husain. Tetapi sama seperti sebelumnya Nabi menegur mereka. Wahai penyejuk mata, aku tahu kecintaan kalian kepadaku. Duduklah.

Masjid kembali ditelan senyap. Banyak jantung yang berdegup kian cepat. Tak terhitung yang menahan nafas. Ukasyah tetap tegap menghadap Nabi. Kini tak ada lagi yang berdiri ingin menghalangi Ukasyah mengambil kisas. Wahai Ukasyah, jika kau tetap berhasrat mengambil kisas, inilah Ragaku, Nabi selangkah maju mendekatinya.
Ya Rasul Allah, saat Engkau mencambukku, tak ada sehelai kainpun yang menghalangi lecutan cambuk itu. Tanpa berbicara, Nabi langsung melepaskan ghamisnya yang telah memudar. Dan tersingkaplah tubuh suci Rasulullah. Seketika pekik takbir menggema, semua yang hadir menangis pedih.

Melihat tegap badan manusia yang dimaksum itu, Ukasyah langsung menanggalkan cambuk dan berhambur ke tubuh Nabi. Sepenuh cinta direngkuhnya Nabi, sepuas keinginannya ia ciumi punggung Nabi begitu mesra. Gumpalan kerinduan yang mengkristal kepada beliau, dia tumpahkan saat itu. Ukasyah menangis gembira, Ukasyah bertasbih memuji Allah, Ukasyah berteriak haru, gemetar bibirnya berucap sendu, Tebusanmu, jiwaku ya Rasul Allah, siapakah yang sampai hati mengkisas manusia indah sepertimu. Aku hanya berharap tubuhku melekat dengan tubuhmu hingga Allah dengan keistimewaan ini menjagaku dari sentuhan api neraka.

Dengan tersenyum, Nabi berkata: Ketahuilah wahai manusia, sesiapa yang ingin melihat penduduk surga, maka lihatlah pribadi lelaki ini. Ukasyah langsung tersungkur dan bersujud memuji Allah. Sedangkan yang lain berebut mencium Ukasyah. Pekikan takbir menggema kembali. Wahai, Ukasyah berbahagialah engkau telah dijamin Nabi sedemikian pasti, bergembiralah engkau, karena kelak engkau menjadi salah satu yang menemani Rasul di surga. Itulah yang kemudian dihembuskan semilir angin ke seluruh penjuru Madinah.

**********************************************************************************
Betapa besar cinta para sahabat kepada Sang Rasul.
Berapa besarkah cinta kita ?

Aku pernah melihat Al-Musthafa pada sebuah malam
Langit cerah tanpa banyak awan
Ku pandangi wajah Rasulullah
Lalu mataku beralih menatap rembulan
Ternyata menurut penglihatanku
Beliau lebih cemerlang dibanding sinar rembulan
(Jabir Bin Samurah, Sahabat Rasulullah)
sumber:bunga revolusi


6/14/2009

SEDERHANA

Satu hal yang membuat manusia tergelincir keneraka,yaitu keinginan mengumpul-ngumpulkan harta.Sebagaimana satu hal yang membuat orang banyak yang miskin tiada lain,yaitu banyak orang berlomba-lomba dalam kekayaan harta.Begitu juga satu hal yang membuat kehancuran alam,adalah juga berlomba-lomba dalam kekayaan harta.dengan demikian berlomba-lomba dalam mengumpulkan kekayaan ternyata membuat 3 hal keburukan dan kehancuran,yakni masuk neraka,banyaknya orang miskin,dan kehancuran alam.
Jika demikian mari kita hindari hidup dengan berlomba-lomba mengumpuljan kekayaan.Dan mari kita hidup dengan berlomba-lomba dalam kesederhaan.Namun jangan artikan hidup sederhana yang kemudian membuat kita malas mencari harta.Dalam mencari harta kita tetap bersemngat,tetapi tidak untuk dikumpulkan,melainkan jika kemudian berlebih kita sedekahkan,kita infakan hingga uang kita berubah bentuk menjadi kekayaan dalam bentuk pahala.Dengan demikian bagi yang bersemangat mencari harta tetap akan menjadi orang kaya raya,tapi kekayaannya akan dinikmati diakherat.Dengan berlomba-lomba dalam kesederhanaan kita akan memperoleh 3 kebaikan,yaitu lebih mendekati pintu syurga,mengurangi jumlah orang miskin dan terpeliharanya alam lingkungan dan kesinambungan hidup.Mari berlomba-lomba hidup sederhana….

"Orang yang berharta akan hancur kecuali orang yang berilmu ,orang yang berilmu akan hancur kecuali orang yang beramal ,orang yang beramal akan hancur kecuali orang yang ikhlas"
bagaimana dengan kita?? Hmmm

6/12/2009

Hari yang adil


Aku ingin bertanya padamu kawan…
Bila malaikat maut telah datang menjelang tanpa persetujuan
Apakah aku tengah dihiasi iman atau keingkaran…?

Aku ingin bertanya lagi hai kawan…
Bila tubuhku telah kaku berselimut tanah dan ditinggalkan
Apakah aku melihat pemandangan kenikmatan atau kepedihan…?

Aku ingin bertanya lagi hai kawan…
Bila aku terbangun dari kuburku dan berjalan menuju pengadilan
Apakah aku diliputi cahaya atau keringat panas deras bercucuran…?

Aku ingin bertanya lagi hai kawan…
Bila aku diberikan kitab amalku yang tak satu pun terlupakan
Apakah aku menerima dari arah kanan atau dari belakang badan…?

Aku ingin bertanya lagi hai kawan…
Bila aku dipanggil menghadap-Nya dengan serangan dakwaan
Apakah aku bisa bersilat kata atau anggota tubuhku yang menerangkan…?

Aku ingin bertanya lagi hai kawan…
Bila aku diperlihatkan di hadapan manusia akan segala perbuatan
Apakah aku dapat berdiri tegak atau tersungkur memohon dihentikan…?

Aku ingin bertanya lagi hai kawan…
Bila aku disuruh untuk menaiki neraca amal seimbang tiada kecurangan
Apakah aku melihat neraca amal baikku berat atau ringan…?

Aku ingin bertanya lagi hai kawan…
Bila aku melintasi shirath yang amat panjang mendebarkan
Apakah aku mampu mencapai ujung atau terjatuh dengan jeritan…?

Terakhir, aku ingin bertanya padamu kawan…
Bila aku kembali ke kampung halaman untuk masa yang tak berkesudahan
Apakah aku menempati taman kesenangan atau api siksaan…?

NB: Semalam saya membongkar berkas-berkas lama dan menemukan kembali tulisan di atas, yang saya dapatkan melalui selebaran di sebuah masjid sekitar sepuluh tahun yang lalu, yaitu pada saat tahun pertama saya kuliah di IPB (1998/1999). Sampai sekarang saya tidak pernah tahu siapa penulisnya, namun semoga Allah `Azza wa Jalla membalasnya dengan kebaikan….
sumber:elbadr (www.myquran.com)

6/09/2009

Kenapa harus manohara?


Kenapa harus Manohara?
Ga ada yang salah dengan manohara,yang agak agak kurang adil adalah,kenapa mata kita semua tertuju ke sosok Manohara?dan seakan melupakan nasib warga negara Indonesia yang lainnya.
Bberapa minggu yang lalu diberitakan juga tiga orang tenaga kerja wanita,yang adalah,sekali lagi sama sama warga Indonesia,mengalami perlakuan kebih buruk.
Dua tahun tidak dibayar gajinya,diperkosa,disiksa,dan kekejaman dengan ancaman senjata.Mereka melapor ke polisi setempat di Malysia.Bagaimana kisah ketiga perempuan ”non-Manohara”ini kita tidak akan tahu.Kalau media tidak menelusuri.
Inilah yang terasa janggal,terasa ada yang mengganjal.Hal yang sama dalam perbandingan,ketika-untunglaj para petinggi,juga para peduli mempersoalkan seorang gadis belasan tahun yang disunting ”orang kaya tua”.
Semua pemerhati hak anak,hak pernikahan,hak perwalian berteriak hingga serak.Pada saat yang sama hak hak anak anak lain yang usianya lebih muda,yang berada dijalanan,nyaris tak dipersoalkan.
Padahal jelas,kehormatan,bahkan keselamatan mereka-mereka ini nyaris terlupakan.
Bukankah jumlah tkw kita di malysia bisa ratusan ribu atau bahkan jutaan?
Atau di negri-negri lain,karena kita memang”mengekspor”dengan bangga,sebagai bangsa pelopor jual jasa manusia sebagai pembantu rumah tangga?
Kadang,besitan pikiran ini menikam rasa keadilan yang sama.Jutaan nasib”non-Manohara”,seakan bukan yang perlu diperhatikan.Bahkan dari awal.Seakan anak=anak perempuan yang berada dijalanan dengan segala resikonya tak terlihat atau terasakan.
Kadang,kita bisa menyalahkan media yang pilih kasih,yang memanja satu orang dan meniadakan yang lainnya,yang senasib.
Namun memang begitulah tata krama yang ada dalam dunia indutri media massa.
”Nama membuat berita”.adalah tata nilai yang pertama.Manohara punya nama,juga kasusnya dan hubungannya dengan”pangeran”,sementara yang lainnya,bahkan inisialnya pun tak lebih dari tiga huruf.Ada yang agak-agak ada yang salah dalam pemihakan media,tetapi begitulah adanya.
Tidak selalu harus diartikan ini buruk.Kalau saja dari kasus semacam Manohara ini kita semua sekaligus juga disadarkan nasib yang kurang bagus kepada ”non-Manohara”,dan kita tak berhenti pada busa-busa”kawin harta—cerai cinta”belaka.
Kita disadarkan untuk jugaasecara lebih beneran memperhatikan dan menangani kasus-kasus yang ”tanpa cinta,hanya pemaksa”,yang terjadi pada warga negara yang terpaksa mengubah nasibnya dinegri orang karena tak ada kesempatan dinegri sendiri.
Hanya dengan menerima dan belajar dari sisi”busa-busa Manohara”.kita akan menemukan masalah yang lebih dasar,lebih besar,yang sebenar benarnya masalah warga negara kita,dimanapun mereka berada.

SUMBER: Bp.Arswendo Atmowiloto

Sikap menghadapi masalah


Sebagai manusia,kita tentu akan menemui masalah.Tidak ada satupun antara kita tak pernah bermasalah.Dimanapun,dan dengan seiapapun,semuanya adalah potensi menimbulkan persoalan hidup.Namun,respon kita terhadap parsoalan hidup,ternyata berbeda.Ada darikita yang penik merespon masalah.Ada pula yang menjadi goyah,bahkan tidak sedikit yang stres.

Namun,tidak sedikit pula yang menghadapinya dengan senyum kebahagiaan.Mereka merespon persoalan dengan lapang dada dan merasa mantap.
Tak sedikitpun tersirat kepedihan dan duka diwajah dan tubuhnya.Mereka benar benar menikmati persoalan hidup yang muncul.
Apa yang dapat kita ambil dari masalah?Satu kata saja,yaitu sikap.YA,sikap hidup kita dalam merespon persoalan hidup.Persoalan hidup yang muncul ternyata bukan terletak pada persoalannya,tapi pada sikap kita menghadapi masalah.

Jika yang kita ke depankan pasrah,nrimo,tak neko neko,maka hasilnya adalah dampak yang positif,kebahagiaan dan yang sepadan dengannya.Tapi,jika kesempitan,keculasan,dan ketidak pasrahan yang muncul,maka kepedihan adalah hasilnya.Aksioma ini adalah fenomena sosial yang sulit terbantahkan.
Disinilah relevansinya ilmu yang mumpuni.Siapa saja yang ingin terbebas dari kesempitan diri,maka kejarlah ilmu yang bermanfaat serta berguna,bukan ilmu yang mencederai.Banyak orang memiliki ilmu tinggi,namun sangat sedikit yang mempunyai ilmu yang bermanfaat.Ilmu yang berguna adalah jalan untuk mencapai kebahagiaan.
Setelah itu tingkatkanlah keterampilan diri kita menghadapi persoalan hidup.Salah satunya dengan mempertajam hati dengan selalu berdzikir,mengingat kebesaranNya.Karena hati bersih dan tajam akan menuntut kita bersikap bijak dalam menghadapi persoalan hidup yang kian hari kian banyak dan rumit,seiring perkembangan usia,harapan,tuntutan,kebutuhan,dan tanggung jawab kita.

SUMBER:Rivai Hutapea.

Peribahasa (air)


Air susu di balas dengan air tuba
-Kebaikan dibalas dengan kejahatan

Air tenang menghanyutkan
-Orang yang pendiam biasanya pandai.

Air laut pun ada pasang surutnya
-Rezeki seseorang selalu berubah ubah,terkadang untung dan terkadang rugi.

Air besar batu bersibak
-bila terjadi kerusuhan,semua orang menyelamatkan diri sendiri.

Air jernih ikannya jinak
-suatu daerah yang makmur,subur dan aman pastilah warganya hidup damai.

Air beriak tanda tak dalam.
-Orang bodoh banyak bicara.

Air ditulang bubungan,turunnya kecucuran atap.
-sifat dan tabiat anak biasanya seperti orang tuannya.

Air sama air kelak menjadi satu,sampah ketepi juga.
-bila terjadi perselisihan dalam keluarga,pada akhirnya akan berbaikan kembali.

Tak air talang dipancung.
-segala sesuatu akan dapat dicapai bila melakukan usaha.

Bagai air didaun talas.
-orang yang pendiriannya tak tetap

Air diminum rasa duri,nasi dimakan rasa sekam
-orang yang sedang mengalami kesusahan selalu gelisah

Pandai berminyak air
-Orang yang pandai mempergunakan benda yang tak berharga/brguna,tetapi dapat menghasilkan sesuatu yang berharga

Seperti menuang air secawan kelautan
-Melakukan pekerjaan yang sia-sia

Air mudik kesungai,semua teluk diranai
-Mengeluarkan biaya yang tidak sesuaidengan kebutuhannya

Bagai menampung air dengan timah pasuk
-Diberi kepercayaan tidak dilaksanakan dengan sebaik baiknya
Bermain air basah,bermain api letup
-Setiap pekerjaan apstilah ada resikonya

Tak air talang ditampuang
-Segala cara dihalalkan untuk mewejudkan keinginannya

Air dicecah tiada akan putus
-suatu ikatan persaudaraan yang kokoh

Air diminum sembiluan
-Hati merasa tidak tenang jika sedang mengalami kesusahan

Air digenggam tiada tiris
-Orang yang banyak harta tetapi tidak mau memberi seumbangan

Bagai air titik dibatuan
-Menasehati orang yang keras kepala hanya sia sia saja

Menjilat ludah
-Meminta kembali sesuatu yang telah diberikan

Membuang air yang keruh,mengambil air yang jernih
-membuka lembaran hidup yang baru dan melupakan kenangan masa lalu

Membasuh muka dengan air liur
-orang yang namanya telah tercemar,akan sulut mendapat kepercayaan kembali

Bagai minum air bercacing
-seseorang yang terpaksa mengerjakan sesuatu pekerjaan yang tidak disukainya

Bagian cabai paling pedas


Sudah kama para juru masak yang tampil di televisi membuat kita percaya bahwa bagian cabai yang paling pedas adalah bijinya.Tidak juga.
Bagian yang paling pedas adalah selaput di tengah-tengah yang menjadi tempat menempelnya biji-biji itu.Selaput itu mengandung kadar paling capsaicin,bagian tak berwarna dan tak berbau yang memberikan rasa pedas khusus pada cabai.
Rasa pada cabai,diukur dengan menggunakan Skala Scoville,yang diciptakan oleh ahli farmasi Amerika Wilbur L.Scoville pada tahun 1912.Dalam beberapa uji cobaawalnya,Scoville mencampurkan sejumlah akstrk cabai yang dilarutkan dalam alkohol dan diencerkan dalam air gula.Dia meminta sekolompok penguji untuk mencicipi serangkaian konsentrasi beraneka ragam cabai sampai mereka berhenti karena kepedasan.Sebuah skala angka kemudian dibuat berdasarkan rasa pedas cabai-cabai itu.Mereka jalapeno misalnya,dikatakan memiliki 4.500 Scoville Heat Unit (SHU),karena harus diencerkan 4.500 kali sebelum hilang rasa pedasnya.
Cabai paling pedas didunia adalah yang berasal dari Dorset,di pesisir barat daya Inggris.Dorset Naga milik Michael dan Joy Michaud itu tumbuh dari sebuah tanaman asal Bangladesh.Cabai tersebut diuji di dua laboratorium Amerika pada tahun 2005,dan hasilnya membakar langit-langit mulut dengan angka 923.000 SHU.Bahkan separuh biji Naga ukuran kecil akan membuat sebuah kari tidak bisa dimakan.Meskipun demikian,250.000 Naga terjual habis tahun lalu..Sebagai bandingan,bubuk capsaicin murni menghasilkan 15-16 juta SHU.Bubuk tersebut begitu pedasnya sehingga para ahli farmasi yang bereksperimen dengannya harus bekerja dalam sebuah”ruang racun”berfilter dengan mengenakan pakaian pelindung yang menutupi seluruh tubuh dan tudung tertutup untuk mencegah terjadinya penghirupan.Diperkirakan terdapat 3.150 jenis cabai.

Sumber : John Llyod & John Mitchinson

Binatang apakah yang paling panjang?


Bukan paus biru,maaf.
Atau ubur-ubur bulu tengkuk singa.Cacing tali sepatu,Lineus longissimus,panjangnya mencapai enam puluh meter,hampir dua kali lipat seekorpaus biru dan tiga kali lebih panjang daripada ubur-ubur bulu tengkuk singa terpanjang,pemegang rekor sebelumnya.
Anda bisa merentangkan seekor cacing tali sepatu dari ujung kolam renang ukuran Olimpiade ke ujung yang laun dan masih ada sisanya.Cacing tali sepatu,juga dikenal sebagai cacing pita,adalah famili cacing Nemertea(Nemertea berasal dari bahasa Yunani Nemertes,peri laut).Terdapat lebih dari seribu spesies,sebagian besar hidup di air.Mereka panjang dan kurus:bahkan yang terpanjang diameternya mungkin hanya beberapa milimeter.Banyak sumber yang menyatakan bahwa panjang cacing tali sepatu hanya 30meter,artinya tidak sepanjang ubur-ubur bulu tengkuk singa.Tetapi informasi terkini mengungkapkan bahwa kapasitas mereka untuk merentang luar biasa.Ada yang telah ditemukan panjangnya mencapai 50 meterketika merentang sepenuhnya.Bukti fosil mempertlihatkan bahwa cacing tali sepatu telah ada setidaknya selama 500 juta tahun.Cacing tali sepatu tidak punya jantung,darah mereka dipompa oleh otot mereka,dan mereka adalah organisme paling sederhana yang memiliki mulut dan anus terpisah.
Mereka adalah karnivora yang rakus,yang menjulurkan sebuah penjulur kurus panjang yang lengket atau dilengkapi dengan kait kait beracun.,untuk menusuk dan menyengat hewan-hewan berkulit keras berukuran kecil.Pembuluh ini bisa tiga kali lebih panjang daripada tubuh cacing itu sendiri.Kebanyakan cacing pita bersembunyi dalam kegelapan dasar laut,tetapi ada pula berwarna warni sangat cemerlang.Nemertea dapat tumbuh lagi jika rusak.Tetapi beberapa spesies tali sepatu sebenarnya bereproduksi dengan memecah hingga kepingan-kepingan kecil,masing-masingnya menjadi seekor cacing baru.

Sumber : John Llyod & John Mitchinson

6/06/2009

Pembunuh no 1 dunia


Apa yang akan menjadi pembunuh terbesar di dunia pada tahun 2030?

a)Tuberkulokis
b)AIDS
c)Malaria
d)Tembakau
e)Pembunuhan

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia,tembakau saat ini menjadi penyebab utama kedua kematian dunia.Tembakau bertanggung jawab atas kematian satu dari sepuluh orang dewasa di seluruh dunia,sekitar lima juta kematian setiap tahunnya,sementara kanker saat ini membunuh tujuh juta orang dalam setahun.
Apabila angka-angka terus meningkat pada level yang sekarang ini,tembakau dan berbagai penyakit yang berhubung dengan merokok akan menjadi pembunuh terbesar didunia pada tahun 2030,membunuh sepuluh juta orang dalam setahun.
Sekitar 1,3 milyar orang adalah perokoktetap.Separuh dari mereka berarti 650 juta orang pada akhirnya akan tewas gara gara tembakau.
Negara negara berkembang yang paling banyak menderita.Saat ini delapan puluh empat persen perokok berada di negara negara berpendapatan menengah sampai rendah,tempat kebiasaan merokok meningkat secara bertahap sejak juni 1970.
sebaliknya,tingkat merokok dikalangan laki laki dari amerika Serikat menurun dari 55 persen pada tahun 1950-an menjadi 28 persen pada tahun 1990-an.Di Timur Tengah tempat separuh laki laki dewasanya merokok,konsumsi tembakau meningkat 24 persen antara tahun 1990-an dan 1997.
Konsekuansi ekonomi dari kebiasaan merokok di dunia berkembang sama berbahayanya dengan dampaknya terhadap kesehatan.Di tempat tempat seperti Nigeria,Vietnam,dan Bangladesh,keluarga keluarga miskin menghabiskan uang sepertiga lebih banyak pada produk produk tembakau daripada makanan.
Baru pada akhir tahun 1940-an,ilmu pengetahuan modern menghubungkan penyakit dengan tembakau dan di Inggris,baru setelah laporan Royal Colloge of Physicians pada tahun 1964,pemerintah sepenuhnya menerima hubungan antara merokok dengan kanker.
Akhirnya,tujuh tahun kemudian peringatan peringatan mengenai bahaya merokokmuncul di bungkusan rokok.
Walaupun bukti bukti selama tiga puluh tahun sudah menggunung,satu dari empat orang dewasa inggris(13 juta orang)terus merokok secara tetap(walaupun 70 persen dari mereka berusaha untuk berhenti).
Pada tahun 2004,Kerajaan Bhutan di pegunungan Himalaya tidak saja melarang merokok di depan umum,tetapi juga melarang penjualan tembakau.Bhutan menjadi negara pertama yang melakukannya.bagaimana dengan Indonesia?? Hmmm
sumber John Llyod&Jhon Mitchinson

Bagian terbesar bumi


Berapa bagian bumi yang merupakan air?

Tujuh persepuluh wilayah permukaan Bumi mungkin tertutup oleh air,tetapi air hanya membentuk kurang dari satu per lima puluh dari astu persen masa planet ini.
Bumi itu besar,beratnya sekita 6 juta,milyar,milyar kg.Separuhnya berada dilapisan bawah,lapisan semicair masif yang dimulai 660 km dibawahkerak bumi.Bahkan pada kerak yang tampak berair tersebut,massa daratannya empat puluh kali lebih banyak dari pada massa lautannya.
Sebuah eksperimen di Jepang yang dimuat dalam Science pada tahun 2002,menyatakan bahwa jumlah air yang larut di lapisan bawah tersebut mungkin lima kali lebih banyak daripada air yang ada di permukaan bumi.
Dengan menggunakan tekanan 200.000kg per cm dan suhu 1.600 derajat C,para peneliti itu menciptakan empat senyawa mineral yang mirip dengan senyawa senyawa yang ditemukan dilapisan bawah tanah tersebut.Mereka kemudian menambahkan air dan mengukur berapa banyak dari air itu yang diserap.Jika percobaan di Jepang itu benar,proporsi air di dunia harus direvisi naik menjadi 0,1 persen.
Betapa tidak tepatnya menyebut planet ini bumi (earth-daratan)padahal jelas jelas ini lautan.ARTHUR C.CLARKE

Generasi Indonesia



Media dan Penerus bangsa.
Sulit bagi saya untuk menjelaskan secara luas apa arti media?berhubung saya ndak pernah makan bangku sekolahan hehe..
mendengar kata media saya jadi teringat tausiyah yang disampaikan oleh Dr.Amir Faishol.
Beliau adalah alumni univ.Islambad Pakistan,dan beliau juga menjabat ketua kadernisasi salah satu partai islam di Indonesia.
Beliau mengatakan"di Indinesia kini telah lahir agama baru,new religion yaitu media..
saya sempat bingiung"lha!kok media?knp ga ahmadiyah atau sejenisna??
setelah beliau terangkan saya pun mulai memahami..
Kata beliau"dengan media orang baik bisa menjadi jahat,dan sebaliknya.dengan media dalam hitungan detik dia bisa menjadikan seseorang menjadi orang paling jahat didunia,atau orang paling alim,baik dll..saya ambil kesimpulan mungkin yang dimaksud seperti kasus aa gym.Beliau di gambarkan seakan akan orang yang tak punya perasaan,tegannya belia menikah lagi.Atau FPI,yang disitu digambarkan mereka itu sangat sangat anarkis..dan yang disesalkan masyarakat menelan mentah mentah apa yang diberitakan oleh media,padahal Islam mengajarkan tabayun(periksa)dulu..
Kita bisa lihat berita berita sekarang yang menceritakan anak di bawah umur sudah bisa melakukan perbuatan yang tidak senonoh(pemerkosaan),mencaci maki orang tuannya,main smack down bersama temannya yang berakibat fatal,atau anak anak remaja sekarang..yang mengekor trend masa kini,entah itu cara berpenampilan,harus inilah,itulah.Ada pula yang rela melepaskan kegadisannya hanya untuk sebuah handphone,naudzubillah..dan masih banyak lagi korban-korban lainnya.Disinilah peran pendidik di butuhkan,tidak hanya guru saja.Orang tua sangat berperan penting dalam mendidik anaknya,saya pun sangat sedih melihat realita kehidupan masyarakat kita dewasa ini..(ditambah klo lagi bokek).Ya itulah hidup..yang pada dasarnya adalah hanya perpindahan dari satu masalah ke masalah yang lain..permasalahannya bukan pada masalah itu,tapi bagaimana kita menyelesaikan masalah itu.
Kita semua berharap kelak suatu saat diIndonesia kita ini akan lahir kihajar kihajar,kartini kartini,imam bonjol imam bonjol,yang baru,dan masih banyak lagi pahlawan pahlawan yang kita impikan di masa mendatang..
yang saya tahu bahwa HARAPAN ITU MASIH ADA...

6/05/2009

Curhat akh..

Semangat Juang!!

Seandainya aku bisa memutar waktu..
Aku ingin kembali ke masa lalu
Ingin ku perbaiki kesalahan kesalahan masa itu
Tapi,sudahlah toh hari kemarin adalah kenangan.
Akan ku songsong hari esok,
dengan secercah harapan yang masih ada
Akan ku pugar kembali mimpi mimpiku
akan ku rajut kembali harapan harapanku.
Aku kecil dan lemah
aku butuh sepercik api semangat
Aku ingin bangun dari tidurku
dan,aku ingin berjuang
Terimakasihku untuk para syuhada,
yang sedang berjuang di negri sana.
Yang sedang berjuang untuk agamaNya
yang sedang mempertahankan tanah kalian..
Karena kalian wahai para sahabat,tabiin,
tabiit tabiin,alim ulama yang bijak,
para syuhada,dan orang orang yang dicintaiNya.
aku malu kepada kalian,aku iri pada kalian,
dan kini aku menjadi tahu,apa itu makna hidup.
Berjuanglah..berjuanglah.dan berjuanglah,
Teroboslah dinding dinding gelap itu,
jadilah insan yang bermanfaat dan berguna untuk sesama.

6/03/2009

asal kata hello

Kata “Hello”


Penggunaan tertulis pertama kata hello yang dieja dengan “e” terdapat dalam surat yang ditulis Edison pada tahun 1887.Surat itu mengusulkan bahwa cara terbaik memulai sesuatu percakapa lawat telepon adalah dengan menggucapkan kata “hello” karena kata tersebut “dapat didengarkan sejauh tiga atau enam meter.”

Edison menemukan hal ini ketika sedang menguji prototipe telepon Alexander Graham Bell.Bell sendiri lebuh suka ucapan bernuansa pelaut”Ahoy,hoy!”

Edison biasa meneriakan “hello!” pada gagang telepon di Menio Park Lab ketika dia tengah mengerjakan perbaikan-perbaikan terhadap desain Bell.Kebiasaan tersebut diteruskannya kepada para pekerjanya yang lain dan kemudian pada sentral telepon sampai penggunaan kata tersebut menjadi lazim.Sebelum kata “hello” digunakan,para operator telepon biasa mengucapkan “Anda ada disana?”atau “Siapa anda?” atau “Anda sudah siap berbicara?”

Begitu “hello menjadi standar,para operator itu disebut gadis ”hello.”
”Hullo” digunakan semata-mata saat mengekspresikan rasa terkejut.Charles Dicknes menggunakan kata itu dengan cara ini dalam Oliver Twist (1839) ketika Artiful Dodger pertama kali melihat Oliver dengan mengucapkan ”Hullo,my covey!What’s the row?”
”Halloo” digunakan untuk memanggil anjing berburu dan tukang tambang dan juga merupakan kata favorit Edison.Ketika dia pertama kali menemukan bagaimana cara merekam suara (18 Juli 1877),kata yang diteriakannya ke mesin tersebut (gramofon kepingan) adalah ”Hallo”: ”Saya mencoba aksperimen tersebut,pertama-tama pada secarik kertas telegraf,dan menemukan ujungnya membuat satu huruf.Saya menerikan kata ”Halloo! Haloo!ke mulut gagangnya,bergegas mengembalikan kertas itu keatas ujung bajanya dan samar-samar mendengar suara ’Haloo! Haloo’ sebagai balasannya!Saya bertekad membuat sebuah mesin yang akan berfungsi secara akurat,dan memberi sejumlah intruksi kepada asisten-asisten saya,memberitahukan mereka apa yang telah saya temukan. ”
Perkenalan yang menucapkan ”Hello,nama saya adalah...”yang paling awal tercatat adalah pada keonvensi operator telepon yang pertama di Niagara Falls pada tahun 1880.
sumber Jhon Lloyd&Jhon Mitchinson